Senin, 31 Agustus 2015
- Manchester City melepas dua pemain muda mereka pada akhir bursa transfer musim panas ini. Pemain yang keluar dari Etihad Stadium kali ini adalah Jason Denayer dan Jose Angel Pozo.
Bo- Manchester City melepas dua pemain muda mereka pada akhir bursa transfer musim panas ini. Pemain yang keluar dari Etihad Stadium kali ini adalah Jason Denayer dan Jose Angel Pozo.
Denayer, bek muda asal Belgia, pindah ke Galatasaray dengan status pinjaman selama semusim. Denayer memang dianggap sebagai salah satu bek muda potensial dan City tak mau melepasnya secara permanen. City bahkan sudah mengikat kontrak Denayer hingga 2020 mendatang.
Musim lalu Denayer juga harus rela dipinjamkan ke Celtic. Bersama klub juara Skotlandia itu, Denayer mampu tampil apik dan hal itu pula yang membuat City yakin untuk memperpanjang kontraknya.
Sementara itu, Jose Angel Pozo dilepas secara permanen ke Almeria. Tidak dijelaskan berapa harga yang harus dibayarkan Almeria untuk transfer ini, namun mereka langsung mengikat Pozo dengan kontrak berdurasi lima musim.
Pozo sempat dianggap sebagai salah satu pemain muda paling berbakat di Spanyol. Ia didatangkan City dari akademi Real Madrid namun hanya bermain sekali bagi tim utama City. (fifa/hsw) Denayer, bek muda asal Belgia, pindah ke Galatasaray dengan status pinjaman selama semusim. Denayer memang dianggap sebagai salah satu bek muda potensial dan City tak mau melepasnya secara permanen. City bahkan sudah mengikat kontrak Denayer hingga 2020 mendatang.
Musim lalu Denayer juga harus rela dipinjamkan ke Celtic. Bersama klub juara Skotlandia itu, Denayer mampu tampil apik dan hal itu pula yang membuat City yakin untuk memperpanjang kontraknya.
Sementara itu, Jose Angel Pozo dilepas secara permanen ke Almeria. Tidak dijelaskan berapa harga yang harus dibayarkan Almeria untuk transfer ini, namun mereka langsung mengikat Pozo dengan kontrak berdurasi lima musim.
Pozo sempat dianggap sebagai salah satu pemain muda paling berbakat di Spanyol. Ia didatangkan City dari akademi Real Madrid namun hanya bermain sekali bagi tim utama City. (fifa/hsw)
Erick Thohir Sambut Tiga Pemain Borongan Inter di Deadline Day
- Di hari terakhir bursa transfer, Inter Milan memborong tiga pemain sekaligus; Adem Ljajic, Filipe Melo, dan Alex Telles. Presiden Inter Milan , Erick Thohir, yakin rekrutan baru itu bakal banyak membantu Inter menuju kejayaan.
"Kami ingin mengucapkan selamat datang kepada tiga pemain baru kita--Filipe melo, Alex Telles, dan Adem Ljajic-- ke klub," ucap Thohir seperti dilansir website resmi Inter.
"Saya yakin Filipe Melo akan semakin memperkuat lapangan tengah dengan kekuatan fisik dan kualitasnya. Roberto Mancini mengenalnya dengan baik.
"Telles akan menambahkan kualitas dan pemain muda. Dia masih muda, full back hebat dan ia akan membantu dengan kemampuannya menyerang dan bertahan.
"Ljajic sudah tahu Serie A dengan baik dan itu akan membantunya mudah menyatu dengan skuat. Dengan kemampuannya menyerang dan menekan, di memiliki apa saja untuk tampil hebat dan saya yakin dia akan melakukan itu di Inter.
"Selamat datang dan Forza Inter!" pungkas Thohir. (int/shd)
- Di hari terakhir bursa transfer, Inter Milan memborong tiga pemain sekaligus; Adem Ljajic, Filipe Melo, dan Alex Telles. Presiden Inter Milan , Erick Thohir, yakin rekrutan baru itu bakal banyak membantu Inter menuju kejayaan.
"Kami ingin mengucapkan selamat datang kepada tiga pemain baru kita--Filipe melo, Alex Telles, dan Adem Ljajic-- ke klub," ucap Thohir seperti dilansir website resmi Inter.
"Saya yakin Filipe Melo akan semakin memperkuat lapangan tengah dengan kekuatan fisik dan kualitasnya. Roberto Mancini mengenalnya dengan baik.
"Telles akan menambahkan kualitas dan pemain muda. Dia masih muda, full back hebat dan ia akan membantu dengan kemampuannya menyerang dan bertahan.
"Ljajic sudah tahu Serie A dengan baik dan itu akan membantunya mudah menyatu dengan skuat. Dengan kemampuannya menyerang dan menekan, di memiliki apa saja untuk tampil hebat dan saya yakin dia akan melakukan itu di Inter.
"Selamat datang dan Forza Inter!" pungkas Thohir. (int/shd)
SEMBARI MENGINGAT MASA KECIL DOELOE Masa kecil merupakan masa yang paling bahagia bagi setiap orang tak terkecuali bagi orang indonesia. Biasanya masa anak anak sarat dengan berbagai macam permainan dan hiburan. seperti halnya pada masa kecil saya. Ada berbagai macam permainan yang biasa dimainkan oleh anak anak di indonesia, namun nampaknya di beberapa daerah permainan permainab tradisional ini sudah mulai ditinggalkan oleh anak anak. mereka lebih suka dengan mainan mainan modern.
Kelereng adalah mainan kecil berbentuk bulat yang terbuat dari kaca atau tanah liat. Ukuran kelereng sangat bermacam-macam, umumnya 1,25 cm. Permainan kelereng ini biasanya dimainkan oleh anak sekolah dasar umur 7 tahun. Ternyata, kelereng juga dapat ditemukan di belahan dunia lain.
Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.
Berikut adalah beberapa jenis permainan tradisional anak anak indonesia:
1). Benteng
Permainan ini dimainkan oleh dua kelompok, masing–masing kelompok terdiri dari 4 sampai 8 orang. Kedua kelompok kemudian akan memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar yang disebut sebagai “benteng”.
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih “benteng” lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng.
Kemenangan juga bisa diraih dengan “menawan” seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi “penawan”, ditentukan dari siapa yang paling akhir menyentuh “benteng” mereka.
2). Congklak
Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuhan. Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua ujungnya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kanannya dianggap sebagai milik sang pemain.
Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bisa habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat diambil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.
3). Kelereng
Kelereng adalah mainan kecil berbentuk bulat yang terbuat dari kaca atau tanah liat. Ukuran kelereng sangat bermacam-macam, umumnya 1,25 cm. Permainan kelereng ini biasanya dimainkan oleh anak sekolah dasar umur 7 tahun. Ternyata, kelereng juga dapat ditemukan di belahan dunia lain.
Sejak abad ke-12, di Prancis, kelereng disebut dengan bille, artinya bola kecil. Lain halnya di Belanda, kelereng dikenal dengan nama knikkers. Di Inggris ada istilah marbles untuk menyebut kelereng. Marbles sendiri digunakan untuk menyebut kelereng terbuat dari marmer yang didatangkan dari Jerman.
Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3–5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan. Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segi empat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian.
Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.
4). Gobak Sodor
Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3–5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan. Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segi empat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian.
Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.
5). Gasing
Minggu, 30 Agustus 2015
Belum Pecah Telur, Ini Rapor Buruk Ronaldo
31-08-2015 10:51
Bola.net - Tidak hanya gagal mencetak gol perdananya di La Liga,Cristiano Ronaldo juga mendapat catatan buruk ketika ia bermain membela Real Madrid di pertandingan melawan Real Betis pekan lalu dan Sporting Gijon di pekan sebelumnya.
Menurut laporan yang diturunkan oleh AS, Ronaldo masih belum bisa menunjukkan aksi terbaiknya sejak kompetisi anyar dimulai. Usai memainkan dua laga di Divisi Primera, CR7 tercatat hanya menguasai bola sebanyak 115 kali dan melepas 69 operan sukses.
Ia merupakan pemain Madrid dengan jumlah operan sukses paling sedikit. Gareth Bale, sebagai contoh, memberikan tak kurang dari 85 operan sukses, sementara James di pertandingan terakhir membuat 90 operan. Sementara operan terbanyak dilepas oleh Toni Kroos (165) dan Luka Modric (153).
Tak hanya itu, 115 sentuhan yang dibuat oleh Ronaldo membuatnya jadi terburuk kedua di Madrid. Ia hanya mampu membuat tiga operan lebih banyak dari Raphael Varane yang ada di peringkat terbawah. (as/rer)
Menurut laporan yang diturunkan oleh AS, Ronaldo masih belum bisa menunjukkan aksi terbaiknya sejak kompetisi anyar dimulai. Usai memainkan dua laga di Divisi Primera, CR7 tercatat hanya menguasai bola sebanyak 115 kali dan melepas 69 operan sukses.
Ia merupakan pemain Madrid dengan jumlah operan sukses paling sedikit. Gareth Bale, sebagai contoh, memberikan tak kurang dari 85 operan sukses, sementara James di pertandingan terakhir membuat 90 operan. Sementara operan terbanyak dilepas oleh Toni Kroos (165) dan Luka Modric (153).
Tak hanya itu, 115 sentuhan yang dibuat oleh Ronaldo membuatnya jadi terburuk kedua di Madrid. Ia hanya mampu membuat tiga operan lebih banyak dari Raphael Varane yang ada di peringkat terbawah. (as/rer)
Start Terburuk Messi Mega bintang Barcelona, Lionel Messi, mengalami start terburuknya di La Liga musim ini. Ya, sama seperti rivalnya di Real Madrid, Cristiano Ronaldo, La Pulga masih belum mampu mencetak satu pun gol ke gawang lawan.
Dilaporkan AS,
pada dua pertandingan pembuka La Liga (melawan Atheltic Bilbao dan
Malaga), Messi gagal menembus jala gawang masing-masing lawannya.
Ironis, mengingat pada pertandingan di San Mames -markas Bilbao- kapten tim nasional Argentina tersebut sempat mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol melalui titik putih.
Kondisi ini sendiri sempat juga dialami oleh Messi di musim 2007-08 silam, ketika Barca masih ditangani oleh Frank Rikjaard. Bahkan, sang pemain baru bisa membuka keran golnya di pertandingan keempat saat menghadapi Sevilla dan membawa Barca menang dengan skor 1-2.
Messi memang menjadi andalan klub, bahkan sejak ia memulai debutnya bagi Barca 12 tahun silam.
Sementara
itu, baik Messi maupun Ronaldo memang menjadi andalan klubnya
masing-masing. Ini juga menjadi catatan yang menarik karena disaat Messi
masih mandul, Ronaldo yang hingga saat ini juga belum mampu mengakhiri
paceklik golnya mengekor di belakang Messi-ah.(as/yp)
Jadi, siapa yang akan lebih dulu mencetak gol? Menurut kalian?
Baca Juga:
Sejak 2007
MU tumbang
Swansea City sukses meraup poin penuh ketika menjamu Manchester United di matchday 4 Premier League di Liberty Stadium, Minggu (30/08).United sempat unggul lebih dahulu pada pertandingan ini melalui sepakan Juan Mata. Namun Swansea mampu membalas gol tersebut melalui aksi-aksi Andre Ayew dan Bafetimbi Gomis
Pertandingan langsung dibuka dengan gebrakan dari pasukan Setan Merah. Mereka langsung mengancam gawang Swansea di menit ke-2. United mendapat tendangan bebas di dekat kotak penalti yang dieksekusi oleh Depay. Namun Fabianski dengan sigap masih bisa mengamankan ancaman tersebut.
Tempo pertandingan ini sendiri tak berjalan terlalu cepat, setidaknya sampai sekitar menit ke-20. Setelah itu, laga mulai berjalan semakin menarik. Apalagi Swansea juga nampak bisa mengembangkan permainannya.
Namun di menit ke-21 mereka justru kembali mendapat ancaman dari tamunya tersebut. Mata melepas sepakan kaki kiri yang cukup keras dari dalam kotak penalti. Sayang bola tak tepat sasaran.
Peluang itu langsung dibalas oleh The Swans dua menit kemudian. Gomis mendapat bola terobosan dari Jonjo Shelvey. Ia bisa masuk kotak penalti namun sepakannya masih menyamping tipis dari sasaran. Berselang dua menit kemudian, Shelvey melepas tendangan bebas ke dalam kotak penalti dan diterima dengan sempurna oleh Gomis. Bola lantas disambar dengan tendangan keras Sigurdsson. Sayang bola hanya meleset tipis ke kanan gawang.
Ancaman sang tuan rumah tak berhenti sampai di situ. Di menit ke-27, Gomis kembali mengacak-acak pertahanan sang tamu. Ia masuk ke kotak penalti dan lolos dari kawalan tiga pemain lawan sebelum akhirnya melepas tendangan melengkung dengan kaki kirinya. Sayang, bola hanya mengenai tiang gawang.
Setelah itu, pertandingan berjalan relatif tenang. United sempat mendapat beberapa peluang melalui serangan balik, namun tak benar-benar bisa mengancam gawang Fabianski. Laga babak pertama pun ditutup dengan skor imbang 0-0.
Selepas turun minum, pasukan Louis Van Gaal langsung menggebrak. Dan dalam tempo tiga menit saja, mereka berhasil mengubah keadaan.
Berawal dari crossing Luke Shaw dari sisi kiri, bola masuk kotak penalti dan terus meluncur ke tiang jauh. Saat itulah bola disambar Juan Mata yang datang menusuk dari sayap kanan. 0-1 sang tamu memimpin.
Swansea tak panik. Mereka sedikit meningkatkan tempo pertandingan. Namun mereka justru nyaris kebobolan lagi pada menit ke-51. Depay mengirim crossing dari sisi kanan. Bola terkena kaki Williams dan memantul cukup tinggi dan mengarah ke tiang jauh. Untungnya Fabianski masih bisa menepis bola berbahaya tersebut.
Serangan Swansea akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61 berkat serangan balik yang apik. Berawal dari aksi William yang mencuri bola di depan kotak penalti timnya, ia menginisiasi serangan balik. Defender plontos itu kemudian mengumpan pada Gylfi Sigurdsson yang berdiri bebas di sisi kanan. Pemain asal Islandia itu kemudian mengirim crossing apik ke dalam kotak penalti yang diteruskan dengan tandukan Andre Ayew. Bola tersebut tak mampu ditahan oleh Romero. Skor pun berubah sama kuat 1-1.
Skuat asuhan Garry Monk itu tak mengendurkan serangannya usai gol tersebut. Mereka malah berhasil mencetak gol tambahan. Kali ini Ayew ikut terlibat. Ia memberikan umpan terukur ke dalam kotak penalti. Bola langsung disambar dengan sepakan Gomis dan gagal dihentikan oleh Romero. Skor kini berubah menjadi 1-2.
Ketinggalan satu gol membuat United bermain lebih agresif. Mereka berusaha keras membombardir pertahanan sang tuan rumah. Wayne Rooney pun sempat mendapat peluang emas untuk mencetak gol pada menit ke-88.
Sendirian, ia berhasil masuk ke kotak penalti setelah menerima umpan panjang dari Darmian. Namun Williams mampu menetralkan ancaman tersebut. Rooney sempat melakukan protes lantaran menganggap lawan melanggarnya dan ia berhak mendapat penalti. Namun sang wasit tetap pada pendiriannya.
United berusaha sekuat tenaga mencetak gol jelang laga berakhir. Namun Swansea mampu bertahan dengan solid. Pada akhirnya, Setan Merah tak bisa mencari gol balasan dan skor tetap tak berubah 1-2 hingga wasit mengakhiri pertandingan tersebut.
Tambahan tiga poin itu membuat Swansea kini naik ke peringkat empat klasemen dengan koleksi poin 8. Sementara United turun ke posisi kelima dengan koleksi poin tujuh.
Susunan Pemain:
Swansea City (4-2-3-1): Fabianski; Naughton, Fernandez, Williams (c), Taylor; Cork, Shelvey (Bartley 89'); Routledge (Sung Yueng 58'), Sigurdsson, Ayew; Gomis (Eder 81').
Manchester United: (4-2-3-1): Romero; Darmian, Smalling, Blind, Shaw; Schneiderlin (Carrick 70'), Schweinsteiger; Mata (Young 70'), Herrera (Fellaini 77'), Depay; Rooney (c). (bola/dim)
Pertandingan: AS Roma 2-1 Juventus
Grande Partita antara juara dan runner up musim lalu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan AS Roma atas Juventus. Gol Roma dari Miralem Pjanic dan Edin Dzeko hanya bisa dibalas Juventus melalui Paulo Dybala di menit-menit akhir.
Babak Pertama
AS Roma tidak membuang waktu untuk segera melakukan tekanan terhadap pertahanan Juventus. Bahkan dalam tempo tiga menit, pemain tuan rumah dua kali mengklaim penalti ketika terjadi insiden di dalam kotak penalti, namun wasit mengabaikan hal tersebut.
Giallorossi beberapa kali mengancam gawang Juventus, tetapi akurasi tembakan Keita, Falque hingga Florenzi, yang pekan lalu mencetak gol jarak jauh, masih buruk sehingga tidak ada kans yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Terus mengurung, Roma semakin dekat dengan gol pada menit ke-24 ketika sepakan Miralem Pjanic mampu menaklukkan Buffon, tetapi sayang bola masih mentah di mistar gawang.
Menjelang menit-menit akhir, justru pelanggaran-pelanggaran keras yang tercipta, termasuk pelanggaran Chiellini kepada Pjanic yang membuahkan kartu kuning.
Hingga waktu normal plus satu menit tambahan waktu berakhir, Roma tetap gagal mengonversi dominasi mereka menjadi sebuah gol sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Roma mempertahankan agresivitas mereka di babak kedua sehingga memaksa Juventus terus terkurung meski tim tamu yang mendapatkan peluang pertama di menit ke-50, dengan Caceres mendapatkan bola muntah di posisi yang bagus tetapi sayang tembakannya masih melayang.
Setelah itu, Roma terus menekan dan menekan, sedikit demi sedikit mereka mampu membuka grendel pertahanan Juventus. Ketika laga menginjak satu jam, Roma mendapatkan dua peluang emas melalui Pjanic dan Dzeko tetapi keduanya masih belum bisa menaklukkan Buffon yang memperlihatkan reaksi gemilang.
Pada menit ke-61, Roma akhirnya mampu menjebol gawang yang dikawal oleh Buffon. Tendangan bebas cantik dari Pjanic tidak mampu dijangkau oleh kiper veteran tersebut sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Lima menit berselang, Juventus mendapatkan peluang yang sama melalui tendangan bebas, tetapi eksekusi Dybala masih melayang jauh di atas mistar Roma.
Pertandingan menjadi lebih hidup dengan tim tamu lebih berani keluar menyerang, bahkan Pogba nyaris menyamakan kedudukan melalui tandukan tetapi arahnya masih melenceng tipis.
Juventus terlihat semakin frustrasi dengan tekanan-tekanan dari Roma, kartu kuning banyak dicabut wasit untuk pemain Si Nyonya Tua hingga Patrice Evra mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-78 sehingga memaksa timnya bermain dengan sepuluh pemain.
Satu menit kemudian, Roma langsung mengambil keuntungan keunggulan jumlah pemain dengan mencetak gol kedua. Dzeko mampu menyambut umpan silang Falque dengan tandukan yang tidak bisa diantisipasi Buffon untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Di saat harapan mulai sirna bagi Juventus, Dybala memberi secercah harapan ketika ia menyambar umpan silang rendah Caceres untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 ketika laga menyisakan tiga menit. Namun, meski ditambah dengan empat menit injury time, Roma berhasil mempertahankan keunggulan dan meraih kemenangan krusial di awal musim ini.
Langganan:
Postingan (Atom)




